E-money, Solusi Praktis tapi kok Bikin Boros ya?

Ditulis oleh:

Abdurrahman Maulana Yusuf (Divisi Public Relation)

Sa’adatul Umayah (Dividi Creative and Educatioan)

Era revolusi industri sudah tidak dapat dihindari lagi. Perubahan disruptive memaksa manusia untuk selalu berubah mengikuti zaman, tua maupun muda. Para milenial tentu sudah tidak asing dengan fasilitas yang tergolong baru. Uang elektronik (e-money) saat ini sudah merambah di mana-mana terutama di kota-kota besar (bahkan sudah mulai berkembang juga di daerah-daerah). Bagi yang sering menggunakan fasilitas umum di kota besar seperti Jakarta, pasti sudah memiliki kartu “ajaib” ini untuk keperluan sehari-hari seperti melewati jalan tol, KRL dan Busway.

Namun pesatnya penggunaan e-money ini tidak diikuti dengan inklusi keuangan masyarakat yang lebih baik. Diskon penggunaan e-money yang ditawarkan pun tidak main-main. Kadang cashback besar-besaran membuat mata sulit untuk berpaling dan tanpa pikir panjang jempol pun mulai membuka aplikasi e-money di smartphone untuk mendapatkan barang/jasa yang diinginkan.

Lalu, bagaimanakah caranya agat tidak terjadi pemborosan atau bijak dalam mengelola e-money? Berikut adalah sedikit tips agar tidak kalap dalam mengelola kartu e-money seperti yang sudah di jelaskan oleh ekonomi.kompas.com (25/02/2018).

Sesuai Tujuan

Apa tujuan teman-teman rela mengeluarkan uang untuk membeli sesuatu, apakah ada manfaat yang jelas? Atau mungkin bisa di tunda dulu kali ya! Masih ada kebutuhan pokok lain yang belum kebeli, tuh. Walau memang kadang cashback bikin kalap juga, hati-hati!

Pertimbangkan Kembali

Pikirkanlah kembali apakah tujuan dalam menggunakan e-money tersebut, kalau hanya untuk ngopi-ngopi cantik karena tergoda cashback yang cuma 10% apalagi di akhir bulan dalam keadaan bokek, mending jangan dulu kali ya? Bukannya untung malah jadi tambah buntung nanti.

Transaksi Besar? Mending Pakai Kartu Debit saja

Ya benar sekali, sudah tau kan kalau kartu elektronik ada limit-nya? Tapi gimana ya kalau cashback-nya besar? Ah lagi-lagi karena cashback. Mending simpan saja dulu deh. Kartu debit pasti saldonya lebih besar. So, transaksi pasti lebih lancar jaya

Pahami Lebih Detail Fitur dari e-money

Ini yang harus diwaspadai selain tips-tips menahan diri di atas, fitur-fitur aplikasi e-money di smartphone harus benar-benar dipahami. Pengaturan privasinya pun jangan dilewatkan begitu saja. Hati-hati loh banyak penipuan! Toh hakikatnya e-money juga uang tunai yang bisa disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab.

Oleh karena itu, menggunakan e-money kudu sesuai dengan tujuan awal. Lakukan secara konsisten dan disiplin. Jangan melakukan transaksi e-money di luar dari yang sudah direncakanan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *