Ingin Sukses Mengelola Keuangan Usaha?

Ingin Sukses Mengelola Keuangan Usaha?

Ingin Sukses Mengelola Keuangan Usaha? Berikut langkah-langkahnya…

Saat ini, mahasiswa banyak yang ikut menggeluti usaha kecil untuk menambah uang saku ataupun sebagai hobi semata. Sayangnya banyak pula mahasiswa yang kurang menyadari akan pentingnya mengatur keuangan dalam menjalankan usahanya.

Apalagi, terkadang mahasiswa masih sering mencampur-aduk keuangan pribadi dan keuangan usaha.

Hal tersebut merupakan kesalahan fatal dan menyebabkan keuangan usaha sulit untuk dikembangkan. Strategi dalam mengatur keuangan menjadi faktor penting yang harus diperhatikan dalam upaya mengembangkan usaha menjadi lebih besar.

Berikut beberapa langkah-langkah jitu yang harus Anda lakukan dalam mengelola keuangan usaha:

Pertama, pisahkan Uang pribadi dan usaha.

Kesalahan para mahasiswa yang biasa terjadi dalam mengelola keuangan yaitu dengan menggabungkan uang usaha dengan uang pribadi mereka. Mungkin hal tersebut terjadi akibat mereka berpikir bahwa usahanya masih kecil sehingga tidak akan terjadi masalah apabila menggabungkan uang usaha dengan uang pribadi. Namun akibat yang akan terjadi yaitu, Anda akan sulit dalam membedakan antara pengeluaran pribadi dengan pengeluaran usaha.

Alhasil, kebutuhan pribadi Anda akan sedikit demi sedikit menggerogoti dana atau saldo uang usaha Anda. Agar tidak terjadi hal tersebut, maka solusinya adalah pisahkan uang Anda secara fisik. Jika diperlukan, siapkanlah kotak maupun amplop atau dompet untuk menyimpan uang yang berbeda. Akan lebih baik lagi jika Anda menggunakan jasa perbankan untuk menyimpan uang usaha Anda. Buka rekening khusus untuk Anda gunakan sebagai tempat penyimpanan uang bisnis Anda dan yang paling penting adalah selalu bersikap disiplin dalam menerapkan cara memisahkan uang ini.

Kedua, membuat Catatan Keuangan.

Suatu bisnis bukanlah kegiatan yang dapat dikelola hanya berdasar ingatan, melainkan dengan menggunakan catatan yang lengkap, terutama keuangan bisnis.

Minimal Anda harus memiliki buku kas yang dapat digunakan untuk mencatat seluruh proses keluar masuknya uang usaha Anda. Kemudian Anda cocokkan setiap hari saldo uang yang ada dengan catatan Anda.

Hal ini juga bertujuan untuk mengontrol lalu lintas uang dan memastikan agar tidak ada uang yang terselip.

Ketiga, tingkatkan kemampuan administrasi Anda untuk mencatat penjualan dan biaya-biaya yang dikeluarkan.

Hal yang tidak kalah penting adalah Anda harus pandai dalam membuat catatan saldo dari hutang-piutang serta persediaan dan asset-aset tetap Anda. Hitung modal serta keuntungan
Dengan memperhatikan harga pokok penjualan serta keuntungan keuangan yang tepat sama pentingnya dengan menghasilkan keuntungan itu sendiri.

Bagian terpenting pada saat menghitung keuntungan yaitu menghitung biaya-biaya baik yang masuk ataupun keluar. Sebagian besar dari biaya dapat diketahui secara langsung karena melibatkan uang tunai. Namun sebagian besar lainnya tidak berupa uang kas melainkan seperti penyusutan dan amortisasi. Selain itu perlu juga mencadangkan uang untuk dikeluarkan pada masa mendatang, seperti pajak atau bunga pinjaman.

Keempat, perencanaan Keuangan atau Budgeting.

Hal ini menjadi bagian penting dari cara mengatur keuangan usaha, yaitu dengan membuat budgeting. Budgeting akan bekerja sebagai batasan untuk menilai kinerja dan efisiensi usaha. Dengan menyusun budgeting, Anda akan membuat pembatas untuk membantu membatasi pengeluaaran sesuai koridor yang sudah ditentukan dan estimasi sebelumnya. Setelah Anda menyusun anggaran untuk periode ini, lakukan budgeting secara berkesinambungan. Sesuaikan setiap budget dengan kondisi dari periode bersangkutan. Gunakan pula review dari budgeting untuk usaha kecil dari periode sebelumnya agar Anda memiliki gambaran yang lebih baik dari sebelumnya.

Kelima, siapkan Dana Darurat.

Rata-rata setiap usaha yang dijalankan tentunya tidak selalu dapat diprediksi apakah usaha tersebut akan berlanjut terus-menerus atau tidak, kemungkinan terburuk atau tak terduga dapat terjadi kapan saja dan mengancam keberlangsungan bisnis Anda. Misalnya saja omset menurun karena adanya competitor atau lokasi usaha Anda tertimpa musibah dan sebagainya.

Hal-hal tersebut yang mengharuskan seorang pengusaha memiliki sebuah mental baja dalam menghadapi segala rintangan yang dihadapi. Salah satu cara untuk mengantisipasinya yaitu dengan mempersiapkan dana darurat. Dana darurat tersebut boleh digunakan ketika Anda benar-benar membutuhkan, fungsinya yaitu agar dapat menjaga bisnis Anda supaya tidak langsung jatuh pada saat Anda mengalami kerugian, atau setidaknya dapat mengurangi beban saat masa sulit melanda. Namun dana darurat juga memiliki fungsi yang berbeda apabila usaha yang dijalankan berjalan normal, jika hal seperti itu terjadi maka dana darurat bisa diakatakan merupakan sebagian dari keuntungan yang Anda dapatkan.

Keenam, sisihkan Keuntungan untuk Pengembangan Usaha.

Anda memiliki hak dalam menikmati keuntungan dari bisnis yang Anda jalankan , tetapi itu bukanlah berarti Anda diperbolehkan menghabiskannya begitu saja. Anda juga harus menyisihkan sebagian keuntungan usaha Anda demi perkembangan usaha. Salah satu tugas penting manajemen keuangan adalah menjaga kelangsungan hidup bisnisnya dengan mendorong serta mengarahkan investasi ke bidang-bidang yang dianggap menguntungkan. Apabila semakin besar dan luas bidang suatu usaha maka semakin kompleks pula pengelolaan keuangannya.

Demikianlah panduan jitu dalam sukses mengelola keuangan usaha. Semoga berhasil – Mega Udianto

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *