Tipe debitur yang manakah kamu?

Debitur, seorang yang memanfaatkan utang untuk kebutuhannya ini sudah banyak di masyarakat. Banyaknya tawaran dana utang membuat masyarakat menjadikannya salah satu solusi di tengah kesempitan ekonomi keluarga. Tawaran dana utang dari bank, kredit barang dari perusahaan pembiayaan, hingga tawaran dari perorangan pun sudah tak asing lagi kita temui.

Tidak ada yang salah dengan utang ataupun kredit, justru hal tersebut bisa membantu kita mengatasi masalah keuangan. Yang jadi masalah adalah jika kita terlilit utang. Tentu tidak enak ketika kita terlilit utang karena makan jadi tak enak, tidur tak nyenyak, ya kan?

Sebenarnya ada beberapa tipe kepribadian manusia terkait bagaimana mereka mengelola keuangan mereka. Menurut Peter Garlans dalam Jurnal JIBEKA, berikut adalah tipe-tipe orang dalam mengelola keuangan:

Tipe pejuang

Titik awalnya tentang mendapatkan, mencapai, membiarkan orang lain tahu berapa banyak yang kamu miliki. Karena uang dan benda yang dapat dieli dengannya adalah ukuran kesuksesan. Orang bertipe ini akan mendapat masalah ketika berfokus pada pemborosan dan ketika melupakan bahwa pendapatan tidak sesuai dengan pengeluaran menyebabkan hasrat untuk hidup pada standar yang jauh di luar jangkauan kemampuan cenderung membuat masuk dalam utang dan masalah dengan orang lain.

Tipe burung unta

Orang tipe ini mendefinisikan diri mereka sendiri dalam keadaan kebingungan, terintimidasi atau bahkan malu dengan uang. Hal ini membangkitkan kemarahan dengan cara menangani keuangan efek lanjutannya adalah munculnya keyakinan bahwa tidak mampu belajar terkait dasar-dasar keuangan. variasi dari tipe ini yaitu ksatria putih yang berkeyakinan bahwa akan ada orang yang akan menyelamatkan dirinya dari masalah keuangan yang dihadapi, seperti memenangkan lotere ataupun mendapatkan warisan. Hal ini menyebabkan pola terus bermimpi dan mengabaikan masalah keuangan.

Tipe pengutang nekad

Tipe orang seperti ini selalu merasakan tidak cukup uan. Kecanduan menghabiskan uang atau kecanduan belanja meningkatkan gairah belanja daripada keamanan memiliki uang. Selain itu, orang tipe ini cenderung meminjam semakin banyak uang untuk melunasi utang jatuh tempo namun tetap saja menggunakan kartu kredit secara berlebihan dan semakin terlilit utang.

Tipe peluncur

Tipe mengelola keuangan yang paling stabil dibandingkan tipe keuangan lainnya. Hanya saja tipe ini memiliki kelemahan fundamental yaitu disebabkan tidak menghadapi masalah keuangan yang besar, biasanya orang bertipe ini akan meras puas diri. Dalam pengertian cenderung mengalami status quo sehingga melewatkan kesempatan-kesempatan berinvestasi yang dapat melipatgandakan aset keuangan.

Tipe penjudi

Tipe ini memiliki keyakinan yaitu uang diartikan sebagai isyarat luar biasa yang disinergiskan dengan keberanian pada target jangka panjang. Selain itu, cenderung berpikir lebih cerdas dari orang lain walaupun pada kenyataannya tidaklah demikian sehingga semakin meningkatkan hasrat untuk berjudi. Dalam hal ini, mengabaikan nilai peluang bahwa menang ataupun kalah memiliki peluang yang sama besarnya. (Sariyatul Ilyana)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *